0

My Engagement Day

Assalamu ‘alaikum~

Su lama seng bersua ya (udah mulai lancar bahasa Ambon ceritanye ^^;).

Ini adalah postingan pertama saya di tahun 2015 ini. Segala keribetan urusan kantor di awal tahun akhirnya dapat saya lewati dengan aman walaupun dengan penuh perjuangan fisik, mental, dan materi. 😀 Di awal triwulan kedua tahun 2015 ini, saya mau ngasih info penting (cuman penting untuk saya dan keluarga sebenernya sih.. hehe..).

Alhamdulillahirabbil ‘alamiin..

Setelah 1 tahun 1 bulan 16 hari (26/02/2014) pertama kalinya bertemu dengan si Mas di Aula lantai 5 Gedung Syafruddin Prawiranegara (Kanpus DJKN), dan setelah 6 bulan 29 hari (13/09/2014) memutuskan untuk bersama-sama, pada 11 April 2015 kemaren, akhirnya kejelasan status hubungan kami sudah agak lebih jelas dengan adanya proses khitbah (secara Islam), atau yg secara adat dinamakan proses mappenre’ dui, alias tunangan versi umumnya.

Continue reading

0

Menjelang Berakhirnya Buku Tebal Berjudul: 2014

Tidak terasa, hari ini sudah lembar terakhir dari buku tebal berjudul 2014.

Alhamdulillah.

Segala puji bagi Allah, yang sampai saat ini masih memberikan saya kesempatan menikmati hidup di dunia. Menikmati nikmat iman yang masih dihidayahkan kepada saya, menikmati nikmat jiwa raga yang masih diberikan secara cuma-cuma kepada saya, menikmati nikmat pelajaran-pelajaran hidup yang datang silih berganti -pahit-manis-getir-bahagia, menikmati segala nikmat yang tampaknya tidak pernah bisa saya hitung apa saja yang telah Allah berikan kepada saya.

Maka nikmat Allah yang mana yang akan saya dustakan?

2014. Tahun yang memaksa saya melangkahkan kaki keluar dari zona nyaman bernama rumah.
2014. Tahun yang menguras energi jasmani dan rohani selama menjalani berbagai diklat dan kegiatan magang.
2014. Tahun yang mendorong saya membuat keputusan-keputusan besar untuk diri saya sendiri.
2014. Tahun yang membuat saya berpikir kembali akan makna, nekat-sabar-pasrah.
2014. Tahun yang menjadi turning point kehidupan asmara saya.

Menjalani tahun 2014 ternyata tidak terlalu buruk jika dibandingkan dengan tahun 2013 yang lalu, yang cukup menyakitkan karena kehilangan orang terakhir yang bisa saya panggil nenek. Tapi, tahun ini tidak bisa dikatakan mudah untuk dijalani juga. Jika dibandingkan dengan tahun 2013, saya lebih banyak menangis di tahun ini, entah menangis sedih ataupun terharu karena bahagia. Walaupun lebih sering menangis, saya mensyukuri banyak hal di tahun ini. Dalam hal karir, saya bersyukur masih bisa menikmati pekerjaan saya saat ini. Dalam hal asmara, saya bersyukur bisa bertemu seseorang yang membuat saya akhirnya memutuskan ingin menitipkan hati saya di tangannya (plis jangan muntah dulu, dear pembaca). Dalam hal keluarga, saya bersyukur masih memiliki bapak dan ibu yang masih senantiasa mendoakan yang baik-baik untuk saya. Walaupun kami tidak selamanya bersisian dalam prinsip, but trust me, I love them very much. I mean it.

Segala kegalauan di 2014 ini semoga tidak muncul lagi di 2015 nanti. Saya ingin punya kisah baru yang lebih bahagia di 2015 nanti. Tapi walaupun segala cerita pahit di 2014 belum berubah jadi manis di penghujung tahun ini, saya percaya, Allah telah menyediakan gula untuk saya. Saya hanya butuh sedikit usaha lagi untuk melarutkan gula tersebut, biar akhirnya kisah saya berubah menjadi lebih manis.

Ya, saya harus berusaha sedikit lagi. Allah bersama saya setiap saat, dan Allah tidak mungkin membiarkan saya terjatuh dan tak bisa bangkit lagi. Saya percaya, Allah sudah menyiapkan gula dan segala macam pelajaran menarik di 2015 nanti. Insya Allah.

With Allah, it will be fine.
I will be fine, Insya Allah.

14

Seputar Pemberkasan Kemenkeu

Annyeonghaseyo chingudeul~

Mumpung kerjaan sudah selesai, dan saya punya banyak waktu luang sampai senin nanti, kali ini saya mau sharing apa aja sih yang saya lakukan setelah ada pengumuman kelulusan di Kementerian Keuangan tahun 2013 lalu. Mudah-mudahan temen-temen yang lagi pada bingung harus ngapain dan harus nyiapin apa aja bisa mendapat pencerahan dari tulisan saya. 🙂

Sebelum informasinya basi dan madingnya udah terbit, gak perlu basa-basi terlalu lama kalo gitu. Check this out, guys! Continue reading

0

After Mid-Hiatus

Hello Readers~

Hmm..
Terakhir nengokin blog ini kayaknya pas awal2 bulan Oktober kalo gk salah. Atau September? Hmm.. Entahlah. Saya udah lupa. Yang jelas, blognya udah mulai berdebu pas saya nyempetin diri mampir di sini. Dan bukan hanya debu, pesan2 penting dari para pembaca pun udah bejibun.
Duhai pembaca yg sempat mampir dan menuliskan pesan untuk saya di sini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kalo pesan2nya tidak saya balas satu per satu lagi. Bukannya saya pelit informasi atau gimana, tapi mohon pengertiannya karena di luar sini, saya juga adalah seorang abdi negara, yang harus menyelesaikan tugas di dunia nyata lebih banyak ketimbang di dunia maya. Pas banget, beberapa bulan terakhir ini saya jadi lebih sibuk berinteraksi di dunia nyata dibanding di dunia maya. Kerjaan di seksi baru dan kehidupan baru di kota baru membuat saya memutuskan fokus menjalani kehidupan nyata.
Pertanyaan2 seputar seleksi CPNS yg masih banyak ini, mudah2an bisa dijawab oleh teman2 blogger lain yg mungkin masih sempat bercerita lebih lengkap dibanding saya. :’)

Sukses selalu, para pembaca yg budiman.
May the odds be ever in our favor.

0

Di Mana Kau Di Masa Depanku?

Andaikan benang merah tak menyatu,
di dua jalan tak bertemu,
di mana kau di masa depanku?

Andaikan mertua mengambil mantu,
di saat aku ingin menjadi ibu,
di mana kau di masa depanku?

Andaikan ketetapan telah berlaku,
di saat lengah -sedang berpangku,
di mana kau di masa depanku?

Andaikan kulit telah membiru,
disaat nafas tak lagi memburu,
di mana kau di masa depanku?

Andaikan jasad telah ditandu,
disaat hanya iring-iringan doa yang memandu,
di mana kau di masa depanku?